🚨 VOL.3|PERINGATAN KHUSUS: NARKOBA, BARANG MILIK ORANG LAIN, DAN PRODUK DAGING
2026.09.07Halo! Kami dari Bagian Publikasi Global Link 😊
Hari ini kami ingin membicarakan sesuatu yang mungkin terlihat sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya, ketika akan datang ke Jepang, pernahkah Anda mendapat permintaan seperti ini dari teman atau kenalan?
“Tolong bawakan barang ini ke Jepang, ya.”
“Tolong bawakan koper saya.”
“Boleh saya menggunakan alamat rumahmu di Jepang untuk menerima barang?”
Mungkin Anda berpikir,
“Saya hanya membantu teman. Tidak mungkin ada masalah 😊”
Tetapi, TUNGGU SEBENTAR!
Di Jepang, sesuatu yang terlihat seperti sekadar “membantu orang lain” dapat menyebabkan Anda terlibat dalam kejahatan, ditangkap, dan dikenai hukuman berat.
Oleh karena itu, kali ini Global Link ingin menyampaikan beberapa hal yang WAJIB Anda ketahui dan jangan pernah anggap remeh.
Terutama mengenai NARKOBA.
🚨 1.HAL YANG PALING HARUS DIWASPADAI: NARKOBA
Membawa masuk, membawa, memiliki, menggunakan, atau menyelundupkan narkoba di Jepang merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenai hukuman yang sangat berat.
Yang perlu Anda pahami adalah:
❗ Anda tidak harus menjadi pengguna narkoba untuk mendapatkan masalah.
Jika Anda menerima atau membawa barang milik orang lain, kemudian ternyata di dalam barang tersebut terdapat narkoba, Anda dapat berisiko diperiksa, ditangkap, dan dikenai hukuman.
Peringatan dari lembaga-lembaga Jepang juga menjelaskan bahwa penyelundupan narkoba merupakan tindak pidana yang sangat serius dan orang yang membawa atau mengangkut narkoba juga dapat dikenai hukuman, tanpa memandang jumlahnya.
❌ JANGAN PERNAH:
- Menerima koper atau barang milik orang lain untuk dibawa ke Jepang.
- Membawa hadiah atau barang yang Anda tidak mengetahui isinya.
- Menerima permintaan seseorang untuk “membawakan barang”.
- Meminjamkan alamat rumah Anda di Jepang kepada orang lain tanpa mengetahui dengan jelas barang yang akan diterima.
- Menerima tawaran yang terlihat terlalu menguntungkan, seperti “jalan-jalan gratis”, “mudah mendapatkan uang”, atau “hanya perlu membawa barang”.
- Menerima tawaran pekerjaan melalui SNS/media sosial apabila isi pekerjaannya tidak jelas.
Banyak kasus penyelundupan narkoba dilakukan dengan cara membujuk seseorang agar menjadi pembawa atau kurir narkoba tanpa menyadari bahwa dirinya sedang dimanfaatkan.
Bahkan orang yang mengajak Anda dapat berupa teman, kenalan, keluarga, atau orang yang sama sekali tidak Anda kenal.
⚠️ JANGAN BERPIKIR:
“Saya tidak tahu kalau di dalamnya ada narkoba, jadi saya tidak akan terkena masalah.”
“Saya hanya membantu teman.”
“Saya hanya membawa sedikit.”
“Saya hanya menerima paket.”
👉 JANGAN mengambil risiko dengan masa depan Anda sendiri!
Jika Anda tidak mengetahui dengan jelas apa isi barang tersebut:
❌ JANGAN TERIMA
❌ JANGAN BAWA
❌ JANGAN KIRIM
❌ JANGAN PINJAMKAN ALAMAT
Tolak dengan tegas!
💊 Narkoba bukan hanya sesuatu yang Anda bayangkan
Di Jepang terdapat berbagai jenis narkoba dan zat terlarang, termasuk ganja, kokain, heroin, MDMA, zat stimulan, dan NPS/designer drugs.
Penggunaan, kepemilikan, maupun penyelundupan narkoba dapat dikenai hukuman di Jepang.
Ganja juga harus sangat diwaspadai.
Di beberapa negara di luar Jepang, produk seperti makanan atau permen yang mengandung ganja mungkin dijual secara legal.
Tetapi:
❗ HAL TERSEBUT TIDAK BERARTI PRODUK TERSEBUT BOLEH DIBAWA KE JEPANG.
Jangan membawa makanan, permen, cokelat, vape, atau produk lainnya jika Anda tidak dapat memastikan bahwa produk tersebut tidak mengandung zat terlarang.
⚠️ Bagaimana dengan Designer Drug / NPS?
Di Jepang terdapat lebih dari 2.000 jenis Designer Drug/NPS yang telah ditetapkan sebagai zat ilegal menurut materi peringatan tersebut.
Mengimpor, memiliki, maupun menggunakan zat-zat tersebut dapat dikenai hukuman berat berdasarkan hukum Jepang.
Jadi, jangan berpikir:
“Di negara saya dijual bebas, berarti di Jepang juga boleh.”
❌ SALAH.
Peraturan setiap negara berbeda.
Jika Anda tidak yakin apakah suatu produk atau zat diperbolehkan di Jepang, jangan membawanya.
💊 OBAT YANG DIRESEPkan DOKTER JUGA HARUS DIPERHATIKAN
Beberapa obat penghilang rasa sakit yang mengandung Opioid dibatasi oleh hukum Jepang.
Jika Anda membawa obat yang mengandung Opioid ke Jepang, dalam kondisi tertentu Anda harus mendapatkan izin dari Pemerintah Jepang terlebih dahulu.
Jika membawa tanpa izin yang diperlukan, Anda dapat berisiko ditangkap saat masuk ke Jepang.
Jadi, meskipun obat tersebut merupakan obat resep dari dokter di negara asal, jangan langsung membawanya ke Jepang tanpa memeriksa peraturannya terlebih dahulu.
📦 2.JANGAN MENERIMA BARANG MILIK ORANG LAIN!
Ini terlihat sederhana, tetapi SANGAT PENTING.
Jika seseorang berkata:
“Tolong bawakan ini ke Jepang.”
atau
“Setelah sampai Jepang, berikan kepada orang ini.”
❌ TOLAK!
Meskipun orang tersebut adalah teman atau kenalan Anda, apabila Anda tidak mengetahui dengan jelas isi barang tersebut, jangan menerimanya.
Materi resmi mengenai pencegahan keterlibatan dalam kejahatan juga memperingatkan agar tidak menerima barang milik orang lain, tidak memberikan buku tabungan, kartu ATM, atau ponsel kepada orang lain, serta tidak menerima uang atau menarik uang menggunakan kartu milik orang lain.
Hal-hal seperti ini dapat berkaitan dengan berbagai jenis kejahatan, termasuk penipuan, pencurian, penyalahgunaan rekening, dan kejahatan lainnya.
📌 Ingat kalimat ini:
「Tidak tahu isinya → JANGAN TERIMA!」
Ini adalah salah satu cara paling sederhana untuk melindungi diri Anda sendiri.
📎 Baca juga leaflet berikut:
🥩 3.JANGAN MEMBAWA DAGING DAN PRODUK DAGING KE JEPANG!
Sekarang kita membahas hal penting lainnya.
Mungkin ketika datang ke Jepang, Anda akan merindukan makanan dari Indonesia dan ingin membawa makanan kesukaan dari kampung halaman.
Misalnya:
- Daging kering
- Sosis
- Daging olahan
- Abon daging
- Daging mentah
- Makanan atau camilan yang mengandung daging
❌ Tetapi, jangan sembarangan membawanya ke Jepang.
Materi dari Kantor Karantina Hewan Jepang menjelaskan bahwa produk daging tidak boleh dibawa masuk ke Jepang dengan cara apa pun tanpa prosedur yang diperlukan. Keluarga juga tidak diperbolehkan mengirimkannya melalui pos.
⚠️ 4.PERATURAN MULAI 1 JULI 2026 JUGA HARUS DIPERHATIKAN!
Mulai 1 Juli 2026, peraturan terkait pencegahan penyakit hewan ternak di Jepang telah mengalami perubahan.
Daging dan produk daging yang masuk ke Jepang tanpa melalui pemeriksaan karantina impor dapat dilarang untuk dijual, bahkan apabila produk tersebut kemudian dibeli di dalam Jepang.
Jika produk tersebut tetap dijual, dapat dikenai:
💴 DENDA HINGGA 3.000.000 YEN
atau
🔒 HUKUMAN PENJARA HINGGA 3 TAHUN
Oleh karena itu, jangan berpikir:
“Hanya sedikit.”
“Ini makanan dari keluarga.”
“Ini hanya oleh-oleh.”
“Saya hanya membawa untuk teman.”
❌ Jangan mengambil risiko.
Jika ingin membawa daging atau produk daging dari luar negeri ke Jepang, pastikan terlebih dahulu prosedur yang diperlukan.
📎 Baca juga leaflet tentang daging dan produk daging:
🌸 5.PESAN DARI GLOBAL LINK
Teman-teman yang sedang bekerja dan tinggal di Jepang,
mungkin permintaan dari teman hanya terdengar seperti:
“Tolong bawakan ini ke Jepang.”
Mungkin makanan dari keluarga hanya terlihat seperti:
“Ini hanya sedikit makanan dari rumah.”
Tetapi jika Anda tidak mengetahui dengan jelas isi, asal, dan status barang tersebut, jangan mengambil risiko.
Terutama mengenai NARKOBA.
🚨 Jangan sampai satu kali “membantu” menghancurkan masa depan Anda.
Masalah narkoba dapat menyebabkan konsekuensi yang sangat serius terhadap kebebasan, pekerjaan, kehidupan, dan masa depan Anda.
🚨 INGAT 5 HAL INI!
❌ Jangan menerima barang atau koper yang isinya tidak jelas.
❌ Jangan membawa barang untuk orang lain jika Anda tidak mengetahui isinya.
❌ Jangan sembarangan meminjamkan alamat rumah Anda di Jepang.
❌ Jangan pernah membawa atau menggunakan narkoba maupun zat terlarang di Jepang.
❌ Jangan sembarangan membawa daging dan produk daging ke Jepang.
❤️ JIKA RAGU → TANYAKAN TERLEBIH DAHULU!
Jangan karena merasa tidak enak kepada teman, percaya kepada kenalan, atau ingin membantu seseorang, Anda akhirnya harus menanggung akibat yang sangat berat.
Lindungi diri Anda sendiri.
Patuhi hukum Jepang.
Berani mengatakan “TIDAK” terhadap permintaan yang mencurigakan.
Global Link berharap semua teman-teman dapat bekerja dengan tenang, hidup dengan aman di Jepang, dan kembali ke negara asal dengan selamat.
🌏 Jangan sampai karena satu barang yang Anda bawa untuk orang lain, masa depan Anda menjadi hancur.
Global Link